Nomor Pengaduan : (0435) 8526696/0823 9310 0630

News & Blog

Imigrasi Gorontalo Laksanakan Koordinasi ke Direktorat Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian

News & Blog

Gorontalo (31/05) –  Kepala Divisi Keimigrasian, Kanwil Kemenkumham Gorontalo, Andry Indrady, Kepala Bidang Perizinan dan Informasi Keimigrasian, Zamroni, Kepala Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, James Smart Jacjan Sembel, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Gorontalo, Joni Rumagit, beserta para Kepala Seksi dan tim Kanim Gorontalo melaksanakan koordinasi ke Direktorat Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian, Direktorat Jenderal Imigrasi, Jakarta.

Dalam kunjungan tersebut, Tim Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Gorontalo dan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Gorontalo bertemu dengan Direktur Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian, I Nyoman Gede Surya Mataram. Pada kesempatan itu, Kepala Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Gorontalo melaporkan bahwa koordinasi dengan Timpora di Gorontalo berjalan lancar, mulai dari tingkat 1 (Provinsi), hingga tingkat 2 (Kabupaten dan Kota).

Menanggapi hal tersebut, Dirwasdakim memerintahkan untuk dilakukan peningkatan pengawasan dan meminimalisir pelanggaran. Beliau menyampaikan agar dilakukan pembentukan Timpora hingga tingkat kecamatan dengan memanfaatkan teknologi informasi sebagai penyaluran pertukaran informasinya, serta pelaporan LHI secara rutin terkait kejadian-kejadian yang terjadi di wilayah Gorontalo.

Dirwasdak juga menyarankan agar para PPNS yang belum dilantik dan yang sudah habis masa berlaku kartunya agar diinventarisir dan selanjutkan ditindaklanjuti oleh pusat.

Kadivim Gorontalo menyampaikan bahwa sedang dikembangkan aplikasi pelaporan orang asing yang bertujuan mempermudah pemantauan orang asing mengingat aplikasi APOA belum dapat digunakan secara maksimal.

Kepala Kantor Imigrasi Gorontalo, dalam pertemuan tersebut, menyampaikan terkait proyek pembangunan PLTU Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara yang akan segera selesai, dan PLTMH di Kabupaten Bone Bolango yang masih dalam proses pembangunan.

Sementara itu, Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, Kantor Imigrasi Gorontalo, Budi Mangantjo, menyampaikan terkait belum maksimalnya penggunaan aplikasi APOA, sehingga untuk memudahkan pertukaran informasi keberadaan orang asing di Gorontalo maka dibuatkan group WhatsApp dengan partisipan para pemilik hotel dan penginapan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »