Imigrasi Gorontalo melaksanakan kunjungan kerja dan silaturahmi ke Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Gorontalo pada Rabu, 14 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis dalam memperkuat koordinasi dan sinergi antarinstansi guna mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan, khususnya dalam bidang pengawasan keimigrasian serta keamanan wilayah perairan dan pesisir.
Kunjungan tersebut dipimpin oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Gorontalo, Agung Sampurno, bersama Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Gorontalo, Josua Pahala Martua. Rombongan disambut langsung oleh jajaran Pangkalan TNI Angkatan Laut Gorontalo sebagai wujud komitmen bersama dalam membangun komunikasi yang efektif dan berkelanjutan antara Imigrasi dan TNI Angkatan Laut di wilayah Gorontalo.
Para pejabat struktural yang turut mendampingi kunjungan tersebut adalah Kepala Seksi Lalu Lintas Keimigrasian Ridwan, Kepala Seksi Izin Tinggal dan Status Keimigrasian Jaka Perkasa Sukarno, Kepala Subseksi Intelijen Keimigrasian Satria Dwi Javanto, Kepala Subseksi Teknologi Informasi Keimigrasian Maurits Richard, serta Kepala Subseksi Pelayanan Dokumen Perjalanan Victor Alfa Santo Tahulending. Kehadiran jajaran pejabat struktural ini mencerminkan keseriusan Imigrasi Gorontalo dalam memperkuat kerja sama lintas sektor secara menyeluruh.
Pertemuan berlangsung dalam suasana yang kondusif dan produktif dengan membahas sejumlah isu strategis, antara lain penguatan pengawasan orang asing, pertukaran data dan informasi, serta peningkatan koordinasi dalam rangka pencegahan dan penanganan potensi pelanggaran hukum. Sinergi ini dinilai semakin penting mengingat posisi strategis Provinsi Gorontalo sebagai wilayah pesisir yang memiliki potensi mobilitas lintas batas, baik melalui jalur laut maupun wilayah perairan.
Melalui kunjungan kerja dan silaturahmi ini, Imigrasi Gorontalo berharap kerja sama dengan Pangkalan TNI Angkatan Laut Gorontalo dapat semakin solid dan berkelanjutan. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban wilayah, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan keimigrasian yang profesional, akuntabel, dan berintegritas bagi masyarakat.

